Kamis, 06 Oktober 2016

cerpen

Hay , perkenalkan nama saya  Tika Destia Nindia saya sedang menempuh pendidikan jenjang strata 1 di universitas lancang kuning di pekanbaru , riau.
Disini saya akan belajar membuat cerpen dan ini baru pertama kalinya bagi diri saya. Jika ada kesalahan dalam penulisan silakan komen dan berikan saran untuk membangun diri saya .
Selamat membaca teman dunia maya










                             Suffering a Mineral Water



       Aku adalah sebuah air minum . namaku Airugmen aku berasal dari mata air alami gunung  Medan . aku dikirim ke Pekanbaru, Padang dan  sekitarnya untuk dijual , sayang kali nasibku ini .
       Aku sebenarnya tidak ingin menjadi air minum , aku ingin tetap tinggal di mata air, namun manusia mengambilku untuk dijadikan air minum baginya. Mereka mengidentifikasiku & membersihkan aku dengan proses yang lama yang membuat ku sangat bosan menunggu , tapu harus bagaimana lagi aku tidak bisa  pergi dari tempat ini . jangan kan untuk pergi keluar pun sudah tidak bisa .
       1 tahun kemudian aku telah selesai diproses ternyata aku lulus & layak untuk diminum  tapi aku sangat sedih . karena aku sudah tidak ingin menjadi air minum lagi . kemudian tiba – tiba manusia- manusia itu memasukanku kedalam sebuah tempat yang kecil dan lumayan tinggi setelah itu mereka  memasukanku kedalam kardus & menaikkanya kedalam mobil yang besar tersebut .
       Diperjalanan yang lumayan lama tiba-tiba aku melihat gunung Medan tempatku berasal . lalu aku menangis karena sebenerya aku sangat rindu dengan gunung itu namun apa daya , aku tidak punya kaki untuk keluar dari mobil ini dan berlari menuju gunung tersebut . 7 jam kemudian aku sampai ditempat tujuan yaitu Padang dan aku diturunkan dari mobil . lalu aku dibeli oleh seseorang dan dikirim ke sebuah perkantoran .
       Di kantor tersebut aku diambil oleh seseorang . namun tidak diminumnya dia hanya membalikan ku dan dilemparkan keatas aku hanya buat mainan . mereka sungguh kejam , mereka tidak merasakan kesakitanku ketika di lemparkanya keatas kebawah . lalu manusia itu meletakan ku di lemari es yang sangat dingin dan didalam lemari es tersebut  aku bertemu dengan daging ayam lalu ia mengatakan kepaaku “ miris sekali nasibmu” . ku hanya terdiam dan sedih.
       5 jam kemudian aku sudah merasakan suhu tubuhku yang sangat dingin bahkan aku sudah menjadi es batu  tetapi mereka tidak juga mengeluarkanku dari sini. Lalu aku menangis tersedu sedu . kemudian si ayam pun bangun dari tidurnya dia bertanya “ mengapa kamu menangis air? “. Bukankah disini nyaman dan sejuk ? aku menjawab “ aku memang terbiasa dengan hawa dingin ayam , tetapi tidak sesempit ini  aku disana bisa pergi kemana mana tetapi disini aku tidak bisa pergi jangan kan untuk pergi bergerak saja  aku sudah tidak mampu . bahkan tubuhku sudah berubah warna .
       Aku ingin  keluar dari tempat ini ayam apakah kamu bisa membantuku ? ayam pun menjawab “ maaf air aku pun tak bisa mengeluarknmu dari dalam tempat ini “ . sebenarnya aku juga sedih air aku terpisah dengan kawan-kawanku yg sejak kecil bersamaku  bahkan aku sangat rindu kepada mereka sudah 1 hari aku tidak bertemu dan bahkan tidak bisa lagi bertemu dengan kawanku .
       2 hari kemudian pintu lemari es tersebut dibuka dan aku diambil dan diletakan dibawah sinar matahari yang sangat panas  aku bertanya dalam hati “ apa maksut manusia ini ? apakah mereka tidak puas melihat penderitaanku selama ini . kemarin di bekukan sekarang di jemur dibawah sinar matahari yang sangat panas  dasar tidak punya hati “ Tanya nya dalam hati “ . lalu manusia itu meninggalkanku sendirian di atas gedung ini .
       15 menit berlalu , akhirnya aku diambil lagi dan dia membawa aku kedalam kantor tersebut . aku diletakan diatas meja disamping computer nya lalu tiba-tiba dia membukaku dan tumpahlah sedikit aku kelantai . aku berdoa agar dia tidak meminumku tapi apa yang terjadi aku tetap diminumnya dan tersisa separuh dariku. Aku sangat sedih padahal aku berharap bisa kembali lagi ketempat asalku tapi apalah dayaku yang tidak memiliki kaki .
       Beberapa jam kemudian aku diambil lagi dan manusia itu membuka tutup botolku  yang menjadi pelindung selama aku diambil oleh manusia itu  . aku diminum kembali sampai habis hanya tersisa beberapa mili liter saja . kemudian dia berjalan aku bertanya lagi dalam hatiku ini “ mau dibawa kemana lagi aku ini?  Apakah aku akan di masukan kembali kedalam lemari semalam . tapi bukankah aku sudah habis diminumnya ?” . 
       Ternyata dia memasukanku kedalam tempat yang sangat bau dan berbelatung baunya sangat busuk .  lalu manusia itu menutup tempat tersebut  sangat rapat . aku mulai merasakan tidak nyaman dalam diriku karena bau tersebut . aku berdoa kepada tuhan semoga ada yang mengeluarkanku dari tempat  yang menjijikan ini . ternyata benar 1 hari kemudian  tutup tempat ini terbuka lalu aku diambilnya dengan tangan manusia itu .
       Tetapi manusia itu bukanya menolongku  tapi manusia ini justru membuangku ke jalanan . aku berteriak kepadanya “ tolong jangan tinggalkan aku disini sendirian tolong antarkan aku pulang ke mata air yang telah membesarkanku. Tetapi manusia itu tetap berjalan semakin jauh meninggalkan ku sendiri dan membawa botol yang menjadi pelindungku pergi jauh.aku sudah tidak ada harapan untuk kembali ketempat asalku ini.  Dan aku  menerima nasibku yang malang ini yang sudah di berikan oleh tuhan .   


                    
                                                       Written by
                                                       Tika destia nindia