Hay , perkenalkan nama saya Tika Destia Nindia saya sedang menempuh
pendidikan jenjang strata 1 di universitas lancang kuning di pekanbaru , riau.
Disini saya akan belajar membuat cerpen dan ini baru
pertama kalinya bagi diri saya. Jika ada kesalahan dalam penulisan silakan
komen dan berikan saran untuk membangun diri saya .
Selamat membaca teman dunia maya
Suffering
a Mineral Water
Aku
adalah sebuah air minum . namaku Airugmen aku berasal dari mata air alami
gunung Medan . aku dikirim ke Pekanbaru,
Padang dan sekitarnya untuk dijual ,
sayang kali nasibku ini .
Aku
sebenarnya tidak ingin menjadi air minum , aku ingin tetap tinggal di mata air,
namun manusia mengambilku untuk dijadikan air minum baginya. Mereka
mengidentifikasiku & membersihkan aku dengan proses yang lama yang membuat
ku sangat bosan menunggu , tapu harus bagaimana lagi aku tidak bisa pergi dari tempat ini . jangan kan untuk
pergi keluar pun sudah tidak bisa .
1 tahun
kemudian aku telah selesai diproses ternyata aku lulus & layak untuk diminum tapi aku sangat sedih . karena aku sudah
tidak ingin menjadi air minum lagi . kemudian tiba – tiba manusia- manusia itu
memasukanku kedalam sebuah tempat yang kecil dan lumayan tinggi setelah itu
mereka memasukanku kedalam kardus &
menaikkanya kedalam mobil yang besar tersebut .
Diperjalanan
yang lumayan lama tiba-tiba aku melihat gunung Medan tempatku berasal . lalu
aku menangis karena sebenerya aku sangat rindu dengan gunung itu namun apa daya
, aku tidak punya kaki untuk keluar dari mobil ini dan berlari menuju gunung
tersebut . 7 jam kemudian aku sampai ditempat tujuan yaitu Padang dan aku
diturunkan dari mobil . lalu aku dibeli oleh seseorang dan dikirim ke sebuah
perkantoran .
Di
kantor tersebut aku diambil oleh seseorang . namun tidak diminumnya dia hanya membalikan
ku dan dilemparkan keatas aku hanya buat mainan . mereka sungguh kejam , mereka
tidak merasakan kesakitanku ketika di lemparkanya keatas kebawah . lalu manusia
itu meletakan ku di lemari es yang sangat dingin dan didalam lemari es tersebut aku bertemu dengan daging ayam lalu ia
mengatakan kepaaku “ miris sekali nasibmu” . ku hanya terdiam dan sedih.
5 jam
kemudian aku sudah merasakan suhu tubuhku yang sangat dingin bahkan aku sudah
menjadi es batu tetapi mereka tidak juga
mengeluarkanku dari sini. Lalu aku menangis tersedu sedu . kemudian si ayam pun
bangun dari tidurnya dia bertanya “ mengapa kamu menangis air? “. Bukankah
disini nyaman dan sejuk ? aku menjawab “ aku memang terbiasa dengan hawa dingin
ayam , tetapi tidak sesempit ini aku
disana bisa pergi kemana mana tetapi disini aku tidak bisa pergi jangan kan
untuk pergi bergerak saja aku sudah tidak
mampu . bahkan tubuhku sudah berubah warna .
Aku
ingin keluar dari tempat ini ayam apakah
kamu bisa membantuku ? ayam pun menjawab “ maaf air aku pun tak bisa
mengeluarknmu dari dalam tempat ini “ . sebenarnya aku juga sedih air aku
terpisah dengan kawan-kawanku yg sejak kecil bersamaku bahkan aku sangat rindu kepada mereka sudah 1
hari aku tidak bertemu dan bahkan tidak bisa lagi bertemu dengan kawanku .
2 hari
kemudian pintu lemari es tersebut dibuka dan aku diambil dan diletakan dibawah
sinar matahari yang sangat panas aku
bertanya dalam hati “ apa maksut manusia ini ? apakah mereka tidak puas melihat
penderitaanku selama ini . kemarin di bekukan sekarang di jemur dibawah sinar
matahari yang sangat panas dasar tidak
punya hati “ Tanya nya dalam hati “ . lalu manusia itu meninggalkanku sendirian
di atas gedung ini .
15 menit
berlalu , akhirnya aku diambil lagi dan dia membawa aku kedalam kantor tersebut
. aku diletakan diatas meja disamping computer nya lalu tiba-tiba dia membukaku
dan tumpahlah sedikit aku kelantai . aku berdoa agar dia tidak meminumku tapi
apa yang terjadi aku tetap diminumnya dan tersisa separuh dariku. Aku sangat
sedih padahal aku berharap bisa kembali lagi ketempat asalku tapi apalah dayaku
yang tidak memiliki kaki .
Beberapa
jam kemudian aku diambil lagi dan manusia itu membuka tutup botolku yang menjadi pelindung selama aku diambil
oleh manusia itu . aku diminum kembali
sampai habis hanya tersisa beberapa mili liter saja . kemudian dia berjalan aku
bertanya lagi dalam hatiku ini “ mau dibawa kemana lagi aku ini? Apakah aku akan di masukan kembali kedalam
lemari semalam . tapi bukankah aku sudah habis diminumnya ?” .
Ternyata
dia memasukanku kedalam tempat yang sangat bau dan berbelatung baunya sangat
busuk . lalu manusia itu menutup tempat
tersebut sangat rapat . aku mulai
merasakan tidak nyaman dalam diriku karena bau tersebut . aku berdoa kepada
tuhan semoga ada yang mengeluarkanku dari tempat yang menjijikan ini . ternyata benar 1 hari
kemudian tutup tempat ini terbuka lalu
aku diambilnya dengan tangan manusia itu .
Tetapi
manusia itu bukanya menolongku tapi
manusia ini justru membuangku ke jalanan . aku berteriak kepadanya “ tolong
jangan tinggalkan aku disini sendirian tolong antarkan aku pulang ke mata air
yang telah membesarkanku. Tetapi manusia itu tetap berjalan semakin jauh
meninggalkan ku sendiri dan membawa botol yang menjadi pelindungku pergi
jauh.aku sudah tidak ada harapan untuk kembali ketempat asalku ini. Dan aku
menerima nasibku yang malang ini yang sudah di berikan oleh tuhan .
Written
by
Tika
destia nindia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar