Selasa, 01 November 2016

contoh biografi



                                            pemuda  mandiri

Medan adalah salah satu kota yang ter besar di Indonesia.  Disana ada berbagai macam suku dan salah satunya adalah Nias. Untuk mencapai desa Nias butuh waktu yang cukup lama jika kita turun dari bandara Medan , setelah sampai di Nias  kita akan menjumpai desa LOLOFAOSO disana ada sebuah keluarga yang hidup  sederhana  dan bahagia  bentuk rumahnya  tidaklah mewah sama seperti  orang kebanyakan disekitarnya.  Disana ada keluarga yang bernama suludi mendrofa dan etilia halawa  mereka  adalah sepasang suami istri . setelah mereka menikah dan umur pernikahan  sudah beberapa tahun  istri dari  Suludi Mendrofa mengandung  hingga mereka mempunyai 4 anak yaitu yang bernama AFER,FERRY, EFER, ZHONY and YORRY dengan jenis kelamin 3 laki-laki dan 2 perempuan . anak nomor 1-3 sudah berumah tangga dan bekerja sebagai wiraswasta  sedangkan anak nomor 4 dan 5 masih menempuh pendidikan sampai sekarang .
          Saya tertarik untuk menceritakan kisah hidup salah satu  anak yang bernama ZHONY ANUS MENDROFA .  22 tahun yang lalu pasangan suami istri yang bernama  Suludi mendrofa dan Etilia hilawa   telah melahirkan seorang anak laki-laki yang bernama Zhony anus mendrofa . nama mendrofa diambil dari nama belakang ayahnya  yaitu Suludi mendrofa  ayahnya memakaikan nama Mendrofa dibelakangnya karena ayahnya ingin  meneruskan  Marga keluarganya . sejak kecil zhony sudah terlihat berbeda dengan saudara kandungnya , dia memiliki  IQ  yang cukup tinggi .
          Sejak umur 10 tahun dia sudah tertarik dalam dunia music , semua ini berawal dari  dia melihat orang lain bermain music dan bernyanyi di gereja didesanya . sejak saat itu dia mulai  meminta ayahnya unntuk mengajarinya tetapi karena ayahnya sibuk  tidak bisa membantunya . lalu setiap malam dia menunggu kakaknya pulang kerja dan meminta agar diajari menyanyi dan bermain gitar, setelah lulus dari SMKN1 Pemda Nias  dia pergi ke Batam untuk bekerja dan membantu orang tua  nya untuk kehidupan sehari-hari dan  dia  ingin hidup mandiri seperti ayahnya bilang kalau laki-laki harus bisa mencari uang sendiri  dan harus bisa hidup dimana saja. Oleh sebab itu dia bertahan di kota Batam selama 2 tahun demi orang tuanya di kampung .
          Di Batam dia bekerja  di sebuah perusahan bagian kapasitor , kehidupan di  Batam tidaklah seperti yang dibayangkan  dia membayangkan  Batam adalah kota yang maju dan banyak orang luar negeri tinggal disana . kerena itu dia menyangka bahwa tinggal disana akan bahagia , tapi semua itu  sangat  berbeda dengan kenyataan  . pada hari-hari  pertama dia merasa tidak betah  karena  sangat berbeda dengan keadaan kampungnya di Nias ( Medan).  Disana dia harus kerja keras  untuk bisa hidup di kota tersebut  dan bersaing dengan  warga sekitar . ada juga  orang luar negeri yang bekerja disitu jadi,  persaingan semakin sulit. Tetapi dia merasa semua itu tidak menjadi persaingan karena tujuanya  untuk bekerja .
          Setelah beberapa bulan tinggal di Batam  dia merasa sudah nyaman dan banyak mempunyai kawan . disitu juga dia belajar bahasa  inggris karena mayoritas teman nya berbahasa asing , sejak saat itu  dia mulai mengirim uang  untuk orangtuanya dikampung meskipun sedikit.   Sebenarnya dia sendiri pun bingung membagi  uangnya karena biaya hidup di Batam sangat lah  mahal ditambah lagi untuk biaya makan . tetapi semua itu tidak menghalangkan niatnya  untuk  memberi orangtua nya di kampung karena bagaimana juga dia berkewajiban membiayai orangtuanya.  Tetapi  dari situ dia mengerti dan menghargai bagaimana mencari uang  itu  sulit sekaligus bisa menggunakan uang dengan baik , sejak saat itu dia mulai pandai menabung dan tidak membeli barang yang tidak penting dalam hidupnya. Bahkan ayahnya juga mengatakan bahwa sekarang anakku sudah bisa menghargai uang . hari demi hari telah terlewati olehnya , bahkan keadaan ekonomi nya telah menbaik bahkan bisa dikatakan lebih baik dari yang dahulu sebelum dia bekerja .
          Niat nya untuk menjadi anak mandiri dan bisa membahagiakan orangtuanya dirumah satu persatu telah tercapai dan cita cita nya meguasai bahasa  asing juga tercapai.  Sekarag dia membantu biaya sekolah adiknya karena dia merasa itu termasuk tanggung jawabnya juga . dan sekarang dia harus lebih kerja keras lagi karena tanggung jawabnya bertambah ,tetapi semua itu justru menjadi semangatnya untuk terus mencari rupiah demi rupiah . 
          2 tahun di Batam bekerja  dan dia merasa uangnya cukup untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi .  pada  tahun 2015 dia memutuskan untuk mendaftar di salah satu perguruan tinggi swasta  terbaik  di RIAU  yaitu di UNIVERSITAS LANCANG KUNING .   dia memilih  jurusan  pendidikan bahasa inggris  karena  dia bisa berbahasa asing dan  yakin  bisa  menjalani kuliah dengan  baik  .  setelah  diterima diperguruan tinggi tersebut  dia mulai berfikir  kembali bagaimana  agar dapat bertahan hidup  dan  membayar uang semester setiap enam bulan sekali  dia juga tidak bisa melupakan tugasnya untuk mengirim uang  kepada adiknya di kampung .  dia mulai mencari-cari pekerjaan  untuk hidup kedepan , tetapi  tidak semudah orang bayangkan dia harus memulai dari 0 (nol)  kembali . padahal di Batam dia sudah mendapat pekerjaan yang baik dan upah yang lebih dari cukup , tetapi dia yakin jika  orang akan sukses harus dengan penuh pengorbanan dan  kerja keras oleh sebab itu dia tidak mau menyerah .
          Saat ini dia tinggal di kota panam  dengan kakak lelaki nya disana dia menempati  rumah sewa dan mereka berdua harus membayar sewa tersebut tiap bulan . hari demi hari terus berjalan dan sampai beberapa bulan dia belum mendapat pekerjaan , dia mulai pasrah dengan keadaan ini . lalu  dia mulai menawarkan kepada  ibu ibu yang ada disekitarnya yang mempunyai anak masih bersekolah , dia menawarkan  agar anaknya les privat dengan nya . tetapi tidak semua menyetujui bahkan banyak yang menolak dan meragukan kemampuanya bahwa dia bisa membuat anaknya bisa berbahasa inggris .  dengan berbagai cara  dia meyakinkan ibu tersebut agar anaknya bisa belajar dengan dia dan dia juga meyakinkan juga anaknya akan mendapatkan hasil maksimal
          Akhirnya ibu tersebut  mau dan  Zhony mulai mengajar dengan datang kerumah anak tersebut   . meskipun sebenarnya dia lelah karena pulang dari kampus sudah sore hari tetapi semua itu dilakukan demi masa depanya .   tidak kenal  entah itu panas atau hujan dia tetap mengajar demi pundi-pundi rupiah  untuk makan sehari-hari dan biaya lainya . saat kenaikan kelas dan hasil belajar telah dibagi ternyata zhony berhasil  dengan menunjukan angka di raport tersebut bisa dibilang tinggi . sejak saat  itu ibu dari anak-anak tersebut   mempercayai anaknya di didik oleh nya , kaena sebelumnya nilai bahasa inggris anaknya rendah tetapi semenjak di ajari oleh Zhony nilai naik drastis  dan ibunya sangat puas .   sampai sekarang Zhony masih  mengajar les privat tersebut  dan mencari pekerjaan sampingan  untuk mendapatkan uang   tambahan  . didalam fikiranya hanya belajar dan bekerja untuk    masa depanya kelak dan dia akan membuktikan kepada ayahnya bahwa dia bisa menjadi guru yang baik  dan menjadi contoh bagi semua orang .  

                                                                   Written by TIKA DESTIA NINDIA
                  





Tidak ada komentar:

Posting Komentar